Tabligh Akbar dan Dzikir Bersama Majelis Taklim Se-Kelurahan Tallo Dihadiri Ustadz Maulana

oleh -44 views

RETORIKA.CO.ID, MAKASSAR — Panitia pembangunan Mesjid Terapung Nur Rahmah, Majelis Taklim Se – Kelurahan Tallo, LSM PERAK dan Karang Taruna Kelurahan Tallo menggelar kegiatan Tabligh Akbar dan Dzikir Bersama di Kompleks Makam Kuno Raja-Raja Tallo, Jum’at (12/4/19).

Kegiatan tersebut diadakan dalam rangka memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW dan mendoakan Pemilu 2019 yang aman, damai, dan sejuk.

Tampak hadir sejumlah tamu, yakni Sekretaris Camat Tallo Abdul Muis, Lurah Tallo Muh Zuud Arman, unsur Polsek Tallo, unsur Koramil Tallo, Kepala KUA Kecamatan Tallo, Ketua LPM Kelurahan Tallo, Ketua RT/RW se-Kelurahan Tallo, Majelis Taklim se-Kelurahan Tallo, Tokoh Agama dan Tokoh masyarakat serta warga sekitar.

Kegiatan diisi dengan Pembacaan sholawat, tauziah dan dzikir bersama. Kegiatan Tabligh Akbar dan Dzikir bersama bertujuan untuk mendinginkan suasana menjelang Pemilu 2019.

“Sudah banyak sekali menjelang Pemilu 2019, perbedaan yang dapat memecah belah. Oleh sebab itu kami dari Panitia Masjid Terapung Nur Rahmah mengadakan Tabligh Akbar untuk menyejukan dan menenangkan hati,” ungkap Sutoyo Gaffar, Ketua Karang Taruna Kelurahan Tallo.

Sutoyo menjelaskan dalam hal ini banyak sekali politik adu domba yang sudah terlihat di negeri kita, oleh sebab itu kita harus menyiapkan keimanan dan ketaqwaan agar bisa mencegah itu semua.

“Banyak penjajah di Indonesia yang ingin menjajah tanpa perang, seperti adu domba, narkoba, cyber crime. Indonesia adalah surga dunia karena walaupun berbagai macam agama, budaya tetapi tetap aman, damai dan sejuk,” lanjut pria yang juga Ketua LSM PERAK Kota Makassar ini.

Dia mengingatkan bahaya perbedaan pilihan yang menimbulkan saling hujat dan membenci.

“Dalam rangka Pemilu 2019 pada tanggal 17 April nanti, saya berharap bapak dan ibu harus mencoblos jangan sampai golput sesuai dengan hati nurani kawan-kawan,” tutupnya.

Dalam tauziahnya, Ustadz kondang Nur Maulana menceritakan kisah Nabi Muhammad SAW saat Isra Mi’raj yang naik sampai ke langit ke tujuh.

“Pada malam 27 Rajab, ketika Mi’raj atau naik ke langit, Rasulullah dipertemukan terlebih dahulu dengan beberapa Nabi yakni Nabi Adam, Nuh, Yusuf, Sulaiman, Musa, Ibrahim, hingga akhirnya dihadapkan kepada Allah di langit ke tujuh” kata Ustadz yang terkenal dengan celotehnya Jamaah oh jamaah ini.

Bahkan disela-sela tauziahnya, bersama dengan panitia pelaksana, ustadz Maulana juga mengajak sejumlah hadirin yang datang untuk memberikan Infaq dan Sedekahnya guna menyukseskan pembangunan masjid terapung Nur Rahmah.

“Barang siapa membangun masjid karena Allah (walaupun) sebesar sarang burung atau lebih kecil, maka Allah akan membangunkan baginya rumah di Surga,” ucap Ustadz Maulana mengutip sabda Rasulullah.

Antusias warga yang hadirpun tak terbendung, dana yang berhasil dihimpun mencapai sekitaran 10 juta rupiah, untu kemudian segera disalurkan demi menyukseskan pembangunan Masjid Terapung Nur Rahmah tersebut.

(Faisal)