Proyek Rekonstruksi Jalan di Tana Toraja Rusak Parah, PERAK Duga Terindikasi Korupsi 

oleh -91 views

TANA TORAJA, retorika.co.id — Pengerjaan proyek Rehabilitasi dan Rekonstruksi Jalan Pasca Bencana di Tana Toraja yang menelan anggaran 7 Milliar di tahun 2017 kembali rusak parah.

Berdasarkan hasil pantauan Tim Investigasi dan Kontrolling Korwil LSM PERAK di Toraja menduga adanya penyimpangan pengerjaan pada proyek jalan tersebut.

Selain adanya beberapa temuan seperti badan jalan yang ambruk juga terdapat bahan material jalan yang berhamburan dan rusak.

Jumadi, SH, selaku ketua Koordinator Divisi Hukum LSM PERAK Sulsel mengatakan, ini jelas pengerjaannya diduga tidak sesuai bestek, kami menduga ada upaya manipulasi bobot pekerjaan sehingga mengurangi kualitas dan kuantitas pengerjaan dengan tidak menggunakan bahan material yang sesuai standarisasi.

“Akibatnya, yah kita lihat sendiri beberapa jalan yang kembali rusak bahkan ambruk,” ucapnya, Senin (13/5/19).

PERAK meminta pertanggung jawaban pihak-pihak terkait seperti Kepala BPBD Tator, PPK dan Kontraktor yang mengerjakan jalan tersebut.

Tidak hanya itu, semua pengerjaan diduga sengaja dipecah-pecah melalui proses tender menjadi 10 kegiatan dari total anggaran 7 M dimana hampir semua pengerjaannya diduga menyalahi aturan.

“Kami akan laporkan secara resmi ini temuan ke penegak hukum dan ayo kita kawal sama-sama,” terang Jumadi.

Pihaknya juga mengklaim sudah melakukan persuratan ke Kepala BPBD Tana Toraja meminta klarifikasi.

Hingga berita ini diturunkan, Kepala BPBD Tator, Alfian Andilolo serta pihak-pihak yang terkait belum memberikan klarifikasi.
(*)