Ada Surat Edaran, Muhammad Ansar Tidak Pantas Jabat Sekda Makassar ?

oleh -189 views

MAKASSAR, retorika.co.id – Pengangkatan Sekda Kota Makassar, Ir. Andi Muhammad Ansar, M.Si, kembali menuai sorotan.

Lembaga Swadaya Masyarakat Pembela Rakyat (LSM PERAK) Sulsel mengkritik keras adanya surat edaran yang beredar  tentang hasil seleksi administrasi pengisian jabatan pimpinan tinggi  pratama Sekda Kota Makassar yang diduga tidak dilampirkan ke Badan Kepegawaian Nasonal (BKN).

Surat edaran tersebut berisi surat keputusan Panitia Seleksi Terbuka jabatan pimpinan pratama Sekertaris Daerah Kota Makassar Nomor : 06/Pansel/SEKDA/2018 tanggal 13 desember 2018 tentang penetapan penetapan hasil Administrasi Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekda Makassar secara terbuka.

“Surat edaran tersebut harus di ungkap, benarkah Muhammad Ansar, sebagai Sekda di Pemkot Makassar atau ada pejabat lain yang berhak menduduki posisi itu ?,” ucap Jumadi, SH, Koordinator Divisi Hukum LSM PERAK Sulsel, Selasa (14/5/19).

Jumadi juga menegaskan, jika pengusulan dan pengangkatan jabatan Sekda Kota Makassar karena ada unsur memberi keuntungan baik diri sendiri maupun orang lain itu masuk kategori korupsi kolusi dan nepotisme (KKN).

“Kalau ternyata bukan Pak Ansar yang memenuhi kriteria dan memang benar ada hasil seleksinya tapi tetap diusulkan karena orientasi kepentingan dan keuntungan, jelas itu KKN Bos,” tegas Jumadi.

Terkait adanya surat edaran yang beredar, Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kota Makassar A. Attas saat dikonfirmasi mengatakan belum mengetahui soal surat itu.

Ia mengaku baru tahu dari media, jika ada surat yang beredar.

“Baru saya tau kalau ada surat seperti itu, dari mediapi,” pungkasnya.
(*)

Edit : Adi
Sumber : Har