oleh

Ketua Wilter Sulsel Drs Sadikin : Tolak RUU HIP Berpontensi Melahirkan Konflik

 

Makassar, Retorika.co.id – Massa aktifis LSM GMBI Wilter Sulsel melakukan aksi unjuk rasa menolak pembahasan Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) di depan Gedung DPRD Provinsi Sul-Sel, Jln. Jend. Urip Sumoharjo No. 59, Panakukkang. , Kota Makassar (30/Selasa /20).

Ratusan massa berseragam GMBI longmarch menuju Gedung Kantor DPRD Provinsi Sul-Sel setelah berakhirnya aksi yang sama oleh LSM GMBI Distrik Makassar di kantor DPRD Kota Makassar, di jalan A.Pettarani. Massa dengan iring-iringan mobil pembawa sound sistem dan mobil komando GMBI, para demostran mengibarkan bendera dan memajangkan spanduk Penolakan RUU HIP sembari berorasi menyuarakan aspirasi mereka menuju Kantor Dewan Provinsi. Selasa 30/06/20.

Dalam aksi di halaman kantor dewan, Para demonstran tertib pada protokol kesehatan dengan mengenakan masker.

Saat tiba di depan Gedung Kantor DPRD Profinsi Sul-Sel, tak cukup lama demonstran berorasi menolak RUU HIP, aspirasi mereka langsung diterima.

Anggota DPRD H.Muh Syarif, S.A, M.A dan Fauzi A.Lolo keluar menyambut demonstran dan naik di Stage Orasi mengapresiasi Pergerakan LSM GMBI Wilter Sul-Sel

Dewan Fraksi PKB tersebut Sangat mengapresiasi pergerakan LSM GMBI Sulsel, Beliau menyebut bahwa pergerakan ini adalah Top yang pertama, inilah perwakilan pemuda-pemuda Sul-Sel yang berani demi bangsa dan negara, demi Indonesia.

“Dalam UUD 1945 tercantum 5 (Lima) Sila berarti Pancasila tidak bisa diganggu gugat dan inilah harga mati”, tegas H.Muh Syarif, S.A, M.A

Setelah penyerahan surat pernyataan sikap GMBI Wilter Sul-Sel yang akan diteruskan ke DPR RI. Demonstran sangat mengapresiasi Sikap Wakil Rakyat yang Sangat sigap dan bijak menalar problem kebangsaan yang dinilai tercoreng oleh RUU HIP ini.

“Kami akan terus mengedepankan Pancasila sebagai Nafas Bangsa. Para Wakil Rakyat Seharusnya berikhtiar untuk kepentingan Rakyat bukan kepentingan segelintir, Konstitusi Demokrasi harus ditegakkan, Jangan rampas hak demokrasi rakyat termasuk pada penyusunan Draft RUU HIP yang seharusnya itu tidak usah saja”. Terang Drs Sadikin Ketua Lsm GMBI Wilter Sul-Sel dalam Sesi Wawancara.

Drs. Sadikin Kawilter LSM GMBI Sulsel Menegaskan bahwa LSM GMBI Satu Komando di berbagai Wilayah di Sulsel Akan Turut bergerak dan mendesak Pemerintah untuk menghentikan Pembahasan RUU HIP karena dinilai berpotensi memicu konflik dan menghidupkan kembali sistem di era Orde Baru ketika negara begitu kuat mengontrol masyarakatnya dan mengindikasikan kebangkitan Komumisne.

Tak lupa pula di akhir aksi para aktifis mengucapkan Dirgahayu Bhayangkara ke-74 kepada Polri khususnya kepolisian yang dengan semangat profesionalisme menjaga dan mengawal pegelaran aksi ini. (Ris)

loading...

BACA BERITA LAINNYA :