oleh

Apa itu SWDKLLJ dan KEGUNAANNYA, ini Penjelasannya!!  

Makassar, Retorika. Co. Id — Mengingat pentingnya untuk di ketahui oleh seluruh lapisan Masyarakat (Publik). Retorika.Co.Id menyajikan Info penting, yang mungkin belum banyak di ketahui oleh Masyarakat luas.

Kecelakaan jalan raya tentunya tidak di inginkan/di harapkan oleh semua orang, apa lagi merenggut nyawa. berapapun nilai yang harus di gantikan untuk semua itu. Tapi perlu kita ketahui ada HAK atas Santunan yang Wajib di bayarkan oleh PT. JASA RAHARJA (Persero)

Apa itu SWDKLLJ dan KEGUNAANNYA

Ini Penjelasan Kep. Humas Jasa Raharja Sulsel (Muh. Sabir)

Perhatikan STNK kendaraan Anda !!

Saat kita membayar pajak kendaraan, otomatis kita akan dikenai biaya SWDKLLJ.

SWDKLLJ adalah singkatan dari Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan.

Dengan membayar SWDKLLJ saat membayar pajak kendaraan, maka otomatis diri kita tercatat ikut asuransi yang dikelola oleh perusahaan BUMN yang bernama PT. JASA RAHARJA (Persero)

Besarnya tarif SWDKLLJ tergantung dari tipe kendaraan.

Untuk motor dengan kapasitas mesin 50 cc s/d 250 cc, akan dikenai tarif sebesar Rp. 35.000,-

Sedang kendaraan untuk jenis Sedan,  Jip, Station Wagon, Mini bus dan lain-lain sebesar Rp. 143.000,-

KEGUNAANNYA

Kegunaan yang di dapat dari SWDKLLJ, yaitu kita memperoleh perlindungan Asuransi bila terjadi kecelakaan jalan raya.

Besarnya santunan yang di berikan oleh Jasa Raharja,

Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan RI Nomor 15 dan 16/PMK.10/2017
tanggal 13 Februari 2017.

-Meninggal dunia (ahli waris) dari Rp. 25.000.000,- (Dua puluh lima juta Rupiah), naik  menjadi Rp. 50.000.000 (Lima puluh juta Rupiah).

-Cacat tetap dari Rp. 25.000.000,- (Dua puluh lima juta Rupiah), naik menjadi Rp. 50.000.000,- (Lima puluh jutaRupiah).

-Biaya perawatan luka-luka maksimal dari Rp. 10.000.000,- (Sepuluh juta Rupiah),  naik menjadi Rp. 20.000.000,- (Dua puluh juta Rupiah).

-Penggantian biaya P3K dari tidak ada menjadi Rp. 1.000.000,- (Satu juta Rupiah).

-Penggantian biaya ambulans dari tidak ada
menjadi Rp. 500.000,- (Lima ratus ribu Rupiah).

-Biaya penguburan
(jika tidak ada ahli waris)
dari Rp. 2.000.000,- (Dua juta Rupiah), naik menjadi Rp. 4.000.000,- (Empat juta Rupiah).

Bagaimana cara untuk dapatkan santunan dari PT. JASA RAHARJA (Persero)

1. Menghubungi kantor Jasa Raharja terdekat.

2. Isi formulir ajuan dengan memasukkan (Laporan kecelakaan dari pihak kepolisian / pihak berwenang), Surat Keterangan Kesehatan dari dokter, Jati diri (KTP) korban/ahli waris korban.

3. Jika korban luka-luka dilampirkan kwitansi biaya perawatan dan pengobatan yang asli. Sedangkan jika meninggal dunia, dibutuhkan Kartu Keluarga atau Surat Nikah.

4. Hak santunan menjadi tidak berlaku bila waktu mengajukannya lebih dari 6 (enam) bulan,
sejak mulai terjadinya musibah atau tidak dilakukan penagihan dalam kurun waktu 3 (tiga) bulan, sejak mulai hak santunan di setujui oleh Jasa Raharja.

Santunan ini diberikan tidak hanya pada seseorang / driver
tapi juga berlaku pada berapa penumpang yang turut jadi korban kecelakaan.

Kita semua wajib tahu !!

Pesan layanan Masyarakat ini disampaikan oleh, Kepala Humas Jasa Raharja SULSEL ( Muh. Sabir)

(red)

Gratis Berlangganan Berita Via WhatsApp

BACA BERITA LAINNYA :