oleh

Biaya Pemakaman dan Pengabuan Mayat Kota Makassar Naik 100 Ribu

Makassar, Retorika.co.id – Tempat Pemakaman Umum (TPU) sejatinya merupakan areal tanah untuk keperluan pemakaman jenazah bagi setiap orang tanpa membedakan agama dan golongan. Pada dasarnya, setiap orang berhak mendapat perlakuan sama untuk dimakamkan di sana.

Setiap penggunaan tanah makam di taman pemakaman, terlebih dahulu wajib mendapatkan izin penggunaan tanah makam dari Kepala SKPD yang bertanggung jawab di bidang pemakaman.

Menurut Undang-undang, petak tanah makam hanya diperuntukkan bagi jenazah atau kerangka dan tidak diperbolehkan atas dasar pesanan (booking) tempat bagi orang yang belum meninggal dunia. Di tengah pesatnya pembangunan di kota besar, lahan untuk pemakaman semakin terbatas.

Kondisi ini lantas dimanfaatkan para oknum pengelola makam untuk menjadikan ‘tanah kuburan’ ini menjadi lahan bisnis baru. Muncullah fenomena makam fiktif akibat ulah oknum yang ingin mengambil untung.

Mereka melihat adanya peluang untuk meraup keuntungan dengan mencalokan tanah makam dengan mematok nilai rupiah yang tak sedikit. Mahalnya sewa tanah makam membuat masyarakat terutama mereka yang punya keterbatasan ekonomi kian menjerit.

Praktik calo atau pungli di TPU bahkan sudah menjadi rahasia umum. Masyarakat miskin pun dibuat resah dan bingung harus mengadu ke mana.

Menurut Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 9 Tahun 1987 yang namanya TPU adalah areal tanah yang disediakan untuk keperluan pemakaman jenazah bagi setiap orang tanpa membedakan agama dan golongan maupun status sosial.

Perbandingan pemakaman di luar Jawa sangat berbeda dengan di Makassar. Warga di Makassar gratis untuk memakamkan keluarganya yang sudah meninggal.

Sementara warga yang berasal dari luar kota Makassar akan dikenakan biaya pemakaman sebesar Rp 350 ribu. Selain itu harus membayar pajak sesuai peraturan daerah (Perda) kota Makassar

Untuk penduduk dari luar Makassar dikenakan retribusi berdasarkan Perwali nomor 71 Tahun 2019 tentang Peninjauan Tarif Retribusi Pelayanan Pemakaman dan Pengabuan Mayat Penduduk luar Makassar dikenakan retribusi sebesar 350 rb untuk pemakaman dan pengabuan mayat. (*)

loading...

BACA BERITA LAINNYA :