oleh

Diduga Ada Manipulasi Data, Peningkatan Jalan Taman Wisata Buru Jene Limbua Buakanga

Takalar,Retorika.co.id – Seperti yang diberitakan sebelumnya bahwa Pekerjaan peningkatan jalan Taman Wisata Buru Jenelimbua Buakanga Belum ada kontrak pekerjaan sudah dilaksanakan.

Bukan hanya itu, tapi diduga ada manipulasi data, karena apa yang tererah di dokumen lelang dijelaskan dengan kode Tender (1773643) dengan nama paket; Peningkatan Jalan Wisata Buru Jenelimbua Buakanga dengan anggaran nilai pagu paket Rp.1.800.000.000,00 APBD tahun 2019, satuan kerja Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan pemukiman Takalar.

Sementara dari pantauan Media Retorika.co.id bukan peningkatan jalan taman wisata buru jenelimbua Buakanga, justru fakta di lapangan perintisan jalan yang mulai di dibentuk sesuai dengan adanya warga Buakanga yang terkenah sawahnya dijadikan perintisan jalan.

Menurut sala seorang warga Dg Pasang dan Dg Nio yang keberatan lantaranTanahnya kenah peningkatan jalan tersebut dikarena tanpa ada pemberitahuan sebelumnya.

Dua hari yang lalu sempat saya tahan yang bawa esvakator pak!, karena tampa sepengetahuan saya tanah saya dijadikan jalan taman buru, tuturnya daeng Nio.

Diperkuat dengan pernyataan kepala desa Cakura Nurdiansyah.Spd dikonfirmasi diruangannya beberapa waktu yang lalu mengatakan kalau pekerjaan peningkatan jalan taman buru tersebut, kami tidak tahu karena tidak dilibatkan pada perencanaannya, nanti kami tahu ketika ada warga saya datang kekantor dan keberatan karena tanah miliknya dijadikan peningkatan jalan.

Kami tidak dilibatkan terkait peningkatan jalan wisata buru tersebut, nanti saya tahu ketika warga saya datang untuk minta diganti rugi tanahnya, sehingga kami selaku pemerintah desa mencarikan solusi kepada kontraktornya yang diketahui daeng Bani, ungkapnya Nurdiansyah
S.Pd.

Lanjut kata dia, “Jadi terkait dengan peningkatan jalan wisata buru, kami baru baru tahu ketika ada warga saya keberatan, karena yang saya usulkan kemaring bukan jalan ini, “tutupnya Kades Cakura.

Sampai berita ini turun belum ada konfirmasi dari dinas terkait. (Arsyad Leo)

BACA BERITA LAINNYA :