oleh

Fatmawati Syaharuddin, Gadis Kelahiran 1995 Dengan Semangat Gotong Royong Yang Sangat Luar Biasa

Fatmawati Syaharuddin, Gadis Kelahiran 1995 Dengan Semangat Gotong Royong Yang Sangat Luar Biasa

Gowa. Retorika.co.id — Cewek kelahiran 1995 ini bernama Fatmawati Syaharuddin, lahir di Desa Tangkebajeng, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa memiliki jiwa dan semangat gotong royong yang tinggi yang patut dicontoh oleh kaum hawa.

Fatmawati Syahrudin yang selama ini bekerja sebagai Kaur pemerintahan desa tangkebajeng ini dikenal sebagai pribadi yang santun dan murah tersenyum ini nampak hadir dalam kegiatan kerja bakti pembuatan jalan tani, pada hari ahad 6/10/2019

Kehadiran Fatmawati di tengah-tengah warga yang sedang kerja bakti dibawah terik matahari mengundang simpati Awak media untuk mengambil gambar sekaligus wawancara dengan perempuan yang diketahui pernah kuliah di UNM Makassar jurusan Administrasi pendidikan tersebut.

Fatmawati tidak peduli terik matahari ikut berbaur bersama warga lainnya ikut kerja bakti tanpa mengenal lelah dibantu belasan anggota TNI dari Koramil 1409-06/ Bajeng. Kepada Awak media, Fatmawati Syaharudin mengatakan bahwa keikutsertaannya dalam kegiatan kerja bakti yang dilaksanakan hari ini merupakan hal yang sering ia lakukan, selama tidak berbarengan dengan kegiatan di kampus.

Fatmawati menambahkan bahwa didalam kegiatan seperti ini banyak sekali mamfaat yang dapat kita peroleh salah satunya bisa menjalin hubungan silaturahim terhadap warga yang ada di sekitar kita.

Selain itu semangat dan kekompakan persatuan dan kesatuan bisa terbina melalui gotong royong sebagai salah satu warisan nenek moyang kita dari dulu yang mesti harus dijaga.

“Saya secara pribadi sangat menyukai dan cinta dengan adanya kebersamaan karena melalui kegiatan seperti ini banyak mamfaat yang bisa kita dapatkan salah satunya tetap terjaga hubungan silaturahmi bersama dengan warga”.Tutur Patmawati.

Fatmawati Syahrudin berpesan kepada kaum hawa agar kiranya kita dari kaum hawa bila ada kegiatan kerja bakti seperti ini, kita mesti bantu-bantu kaum laki-laki kalau tidak bisa bantu secara fisik, keberadaan kita ditengah-tengah mereka akan menjadi penyemangat buat mereka dalam bekerja”. tutup Fatmawati Syahrudin yang masih single. (Syarif Lawa)

Gratis Berlangganan Berita Via WhatsApp

BACA BERITA LAINNYA :