oleh

Ironis, Ikon Alun-alun Kota Takalar Tak Utuh Lagi

Takalar, Sulsel Media Retorika.co.id –Postingan diberanda salah seorang Penggiat dan Pemerhati Bola Takalar Agung As yang juga bagian dari Generasi penggagas terbentuknya Lembaga GAS (Gasta All Star) adalah cermin kepeduliannya terhadap Hak-hak Asasi setiap Warga Negara dalam menyampaikan Pendapatnya dimuka Umum,

Selamat hari jadi takalar …
“Silahkan kalian pakai lapangan (Makkang Daeng Sibali) …
“Silahkan kalian berpesta diatas lapangan (Makkatang Daeng Sibali)
tapi tolong jangan rusak lapangan kebanggaan kami
Disini,dilapangan ini terlahir nama besar HAERUDDIN NYAU (X persiba balik papan) Disini,dilapangan ini terlahir nama besar ASRI AKBAR Disini,disini pula terlahir nama RAHMAT(X PSM MAKASSAR)….dan tentux insyaAllah dilapngan ini pula akan lahir dan terus lahir nama2 besar didunia sepak bola kita…aamiin

“JAGA DAN RAWATLAH LAPANGAN BOLA KITA”

“Kami.bingung mau kemana lagi Anak-anak latihan, seharusnya ada penyampaian secara lisan ataupun tertulis agar kami Maklum atas Agenda Expo 2020 dalam Rangkah HUT Takalar” ungkap Agung As

Jika berangkat dari kajian sejarah Arkeologi Arsitektur dan tata Kota, Alun-alun adalah Ruang Publik yang tetap dipertahankan walaupun ukuran dan Wujud tampilan kota mengalami Perubahan, disinilah peran para Cendikiawan dan Pemerintah yang diharapkan dapat memberikan Pencerahan kepada Masyarakat akan Hak-haknya sebagai Warga Negara

Sebagai Area milik Publik jika dikaji berdasarkan Literatur dan kajian Imferik maka Fungsi Alun-alun kota antara lain, sebagai Area tempat menyampaikan keluhan, sebagai Ikon Kota, sebagai Area Rekreasi dan Istirahat, sebagai Ruang terbuka hijau dan Resapan Air, sebagai titik As atau Poros bagi Aliran Lalu Lintas.

Selain Agung As, salah satu Warga Birlap Yasin Limpo pun angkat bicara terkait Rusaknya Fasilitas Publik dibeberapa Sudut Ruang Area Alun-alun, dan yang paling Ironis adalah Nama Alun-alun Kota MAKKATANG DG SIBALI sudah tidak Utuh lagi sebagaimana yang pernah tertoreh dari Hasil Desain diera Pemerintahan Bupati Visioned H BURHANUDDIN BAHARUDDIN, kepeduliannya kemudian dituangkan Dalam bentuk tulisan sebagai ide Brilian atas Rusaknya Nama seorang Tokoh Besar dari kalangan Pemangku Adat Karaeng Polong Bangkeng yang juga pernah menjadi Orang Nomor satu didaerah ini

“Sepertinya dari kalangan Terpelajar sudah waktunya kumpul KOIN…untuk ini”tulis Yasin Limpo (Arsyadleo/HR)

loading...

BACA BERITA LAINNYA :