oleh

Jual Beli Jabatan, KPK Tetapkan Bupati Kudus Sebagai Tersangka

Jakarta, Retorika.co.id — Bupati Kudus, Muhammad Tamzil, ditetapkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka kasus dugaan jual-beli jabatan. Selain Tamzil, KPK juga menetapkan Agus Soeranto, staff khusus Bupati Kudus dan Akhmad Sofyan, Plt Sekretaris Daerah Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kab. Kudus sebagai tersangka.

Tamzil di duga menerima suap sebesar Rp.170 juta melalui staff khusususnya, terkait pengisian perangkat daerah agar bisa menduduki jabatan Pemerintah di lingkungan Kabupaten Kudus, Jawa Tengah tahun 2019, dengan pemberi suap Akhmad Sofyan, dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang di lakukan KPK pada Jumat, 26 Juli 2019. Dari pemeriksaan KPK, Tamzil mengaku menerima suap untuk membayar hutang pribadinya.

Pada jumpa pers, Basaria Panjaitan Wakil Ketua KPK, Mengatakan, “Setelah ekspose KPK menetapkan 3 tersangka, sejalan dengan peningkatan status penanganan perkara penyelidikan, yaitu Bupati Kudus Muhammad Tamzil, Agus Soeranto dan Akhmad Sofyan. Kemudian barang bukti yang di amankan yakni uang sebesar Rp.170 juta. Terkait jual-beli jabatan, terdapat 4 instansi yang akan di isi, yaitu Dinas PUPS, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Dinas Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil yg berada di Kabupaten Kudus. “Ucapnya

“Selanjutnya, kasus ini di awali dengan pembicaraan antara Bupati Kudus yang meminta kepada staff khusus Bupati untuk mencarikan uang sebesar Rp. 250 juta, yaitu untuk kepentingan pembayaran hutang pribadinya.”ungkapnya

“Apakah nanti ada hukuman khusus, karena memang sudah beberapa kali, bisa saja nanti tuntutannya sampai hukuman mati.” Tapi nanti keputusannya, ini masih dalam pengembangan, nanti kita akan umumkan setelah ini, “tutup Basaria

(red)

Gratis Berlangganan Berita Via WhatsApp

BACA BERITA LAINNYA :