oleh

Kades Bontosunggu Diduga Jual Sisa Material Pengerjaan Talud 2018

Takalar, Retorika.co.id — Kades Bontosunggu Kec. Galesong Utara Saparuddin Bani menurut informasi yang diterima oleh Awak media diduga menjual sisa material pengerjaan talud 2018

Warga yang tidak mau diekspos namanya menyampaikan ke Awak media bahwa Saparuddin Bani kades Bontosunggu diduga telah menjual material batu sisa pengerjaan proyek talud 2018.

Namun Saparuddin Bani kepada Awak media saat dikonfirmasi membantah hal tersebut dan menyatakan, “bahan material batu yang ada di Dusun Tamasongo bukan sisa dari pembangunan talud yang dikerjakan pada tahun 2018.

Tetapi menurut Saparuddin Bani tumpukan batu tersebut merupakan usaha tanggap darurat yang dilakukan oleh pemerintah desa dengan menggunakan dana sendiri untuk pembuatan tanggul penahan ombak bibir pantai agar tidak terjadi abrasi.

Namun karena PT yang diajak kerjasama tidak ada kabar sampai sekarang akhirnya proyek tersebut tidak jadi dilatsanakan.

Saparuddin menambahkan, “bahan material batu itu sudah lama ada sebelum proyek pembangunan talud dilaksanakan.

“Ah itu tidak benar dinda kalau tumpukan material batu itu dikatakan sisa dari proyek pembangunan talud 2018 karena tumpukan batu yang ada di pinggir jalan itu sudah lama ada sebelum pembangunan talud dilaksanakan, “ucapnya.

“Jadi batu itu untuk dipergunakan nantinya pada pembangunan tanggul dibibir pantai untuk menahan abrasi sebagai usaha tanggap darurat dari pemerintah Desa bontosunggu.

Dan saya menggunakan modal pribadi saya, namun karena PT yang diajak kerjasama tidak ada kabar, sehingga saya berinisiatif menjual ke pihak kontraktor proyek pembangunan bronjon agar kumpulan batu itu bisa dimamfaatkan dulu, “tuturnya. (Syarif Lawa)

BACA BERITA LAINNYA :