oleh

KSN Tuntut Pencabutan Izin PT. Sentra 88

Makassar, Retorika.co.id — Konfederasi Serikat Nusantara (KSN) lakukan aksi Demo di Kantor Disnakertrans Provinsi Sulsel, Jl Perintis Kemerdekaan No. 69 Km 12, Kota Makassar, menuntut hak Normatif pekerja pada PT. Sentral 88 terhadap karwayan yang dipecat sebanyak 7 Orang. Senin, ( 02/09/19)

Dalam tuntutannya, KSN meminta pengawas ketenagakerjaan Prov Sulsel,  segera menindaklanjuti hasil Nota Pemeriksaan I yang telah dikeluarkaqn oleh Disnakertrans Prov. Sulsel,  dimana didalam nota tersebut ditemukan pelanggaran Pasal 78 UU No. 13 Tahun 2003 Jo. Pasal 8 dan 11 Kepmenaker No. 102 Tahun 2004 tentang Ketenagakerjaan junctis Pasal 15 No. 24 Tahun 2011 tentang BPJS, Serta Nota Pemeriksaan Khusus yang didalamnya ditemukan pelanggaran  Pasal 59 UU No. 13/2003 yang diterapkan PT Sentral 88 perjanjian kerja waktu tertentu karena sifat dan jenis pekerjaan terus-menerus.

Disamping itu KSN juga dalam tuntutannya, mendesak agar Disnakertrans segera mungkin mengeluarkan :
1. Perhitungan dan Penetapan Upah Lembur.
2. Penetapan Status Pekerja PT Sentral  88
3. Rekomendasi Pencabutan Izin Usaha PT Sentral 88

Dalam keterangannya, Ketua konfederasi Serikat Nusantara (KSN), Muh. Said Basri, menerangkan, Bahwa aksi hari ini adalah untuk mencari tahu sekaligus sebagai evaluasi bagi Kadis Disnakertrans Prov.Sulsel, terkait penangananan kasus yang ditangani anggotanya, karena persoalan ini sudah bergulir sejak tanggal 28 Maret 2019 dan telah dikeluarkan Nota pemeriksaan I yang seharusnya sesuai dengan regulasi, apabila 2 (dua) minggu nota pemeriksaan dan kesepakatan telah dikeluarkan dan disampaikan ke perusahaan maka wajib dijalankan, namun kenyataannya sampai hari ini, teman-teman yang bekerja dan bermasalah dengan Perusahaaan PT Sentral 88 itu, belum kita tahu perkembangannya sampai saat Ini,”terang Basir.”

Sampai berita ini turun belum ada konfirmasi dari pihak Disnakertrans Prov. Sulsel. (malle)

Gratis Berlangganan Berita Via WhatsApp

BACA BERITA LAINNYA :