oleh

Mariyati Dg Nginga Dilapor Ke Polrestabes Makassar, terkait Penyerobotan dan Pengrusakan

Makassar, Retorika.co.id — Berdasarkan bukti hak, berupa  akte jual-beli yang dibuat dihadapan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) Camat, Nomor 373/KMG/III/08, tanggal 13 Maret Tahun 2008, luas 160 m/persegi atas nama Murni, yang berasal dari tanah adat, persil 4 DI Kohir 174 CI.

Dalam keterangannya kepada Pers Retorika.co.id, Murni menjelaskan, “bahwa saat ini tanah Saya itu dikuasa oleh Mariyati Dg Nginga dan telah berdiri bangunan permanen diatasnya, “cetus Murni, Kamis (25/7/2019).

“Padahal sejak saya beli dari Hamsiah Abidin pada tahun 2008, bukti  pembayaran pajak bumi dan bangunannya masih tercatat atas nama Hamsiah Abidin dengan Nomor Objek Pajak (NOP) 73.71.140.007.010-0044.0 sampai sekarang, “ujar Murni, dengan nada heran.

Lanjut Murni, “ketika saya mengkonfirmasi ke kelurahan Bitoa, ternyata telah terbit di atas lokasi Saya itu PBB atas nama Mariati Dg Nginga dengan Nomor Objek Pajak (NOP) 73.71.140 007.010-0056.0 “Jelasnya.

“Untuk itu, saya meminta bantuan hukum kepada Yayasan Bantuan Hukum Mitra Indonesia Mandiri (YBH MIM), agar supaya  saya dapat di Advokasi untuk  melanjutkan laporan saya itu, terkait penyerobotan dan pengrusakan yang dilakukan Mariyati Dg Nginga, di Polrestabes Makassar pada tanggal 10 Februari 2017 yang sampai saat ini belum ada kejelasan, “tutupnya. (red)

 

Gratis Berlangganan Berita Via WhatsApp

BACA BERITA LAINNYA :