oleh

Pelayanan Publik DUKCAPIL GOWA, di Protes Warga.

Gowa, Retorika.co.id  — Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kab. Gowa, pagi tadi sekitar pukul 09.00 wita, telah terjadi kekisruhan antara Oknum Petugas Dukcapil, “Qadhafi” Bagian Pelayanan Publik dengan salah seorang Warga  RT 001. RW. 002 Dusun Moncongloe, Desa Paccellekang Kab. Gowa, yang bernama Hatija. Jumat, (12/07/19).

“Pasalnya ketika Hatija menyodorkan berkas Pemindahan Kependudukan dari Kota Makassar untuk di identifikasi berkasnya untuk pindah ke Kab. Gowa kepada Oknum tersebut, “Hatija di curigai sebagai calo hingga terjadi adu mulut antara Hatija dengan Qadhafi (Oknum DukCapil Gowa).

Saat dimintai keterangan oleh awak Media Retorika.Co.Id, Hatija menjelaskan, “saya mengajukan berkas Surat Pindahku untuk di periksa dan minta nomor antrian supaya bisa masuk kedalam menunggu panggilanku, tapi petugas itu bilangika Calo, sambil menunjuk ke arah Qadhafi (Petugas Dukcapil Gowa). “Dia bilang lagi itu berkas yang saya ajukan bukan berkasku, sambil marah-marah, Dia suruhka hafalki semua tanggal lahirnya anakku, “Na tidak semua tanggal lahirnya anakku saya hafal, kenapa na tuduhka Calo, kan adaji fhotoku disitu berkaska, masa’ tidak na liat itu fhotoku”, tutur, Hatija.

Lebih jauh, Hatija mengatakan “Kurang ajar itu Petugas, tidak ramah sama masyarakat, saya di maki-maki, na permalukanka di depan banyak orang, na suruh ka pulang dulu hafal namanya semua anak-anakku baru kembalikka lagi ajukan berkasku, “Periksa baik-baik dulu berkasku, baru tuduh orang, janganko asal-asalan mentang-mentang kau itu petugas pemerintah”, Cetus, Hatija.

Pada saat yang sama, oknum tersebut enggan berkomentar untuk di mintai keterangannya, terkait kisruh yang terjadi.

Saat dikonfirmasi kepada Kepala Dinas Kependudukan dan Catalan Sipil (Disdukcapil) Kab. Gowa Ambo, SH., MH, beliau menjelaskan, “Kami tetap berusaha memberikan Pelayanan Publik secara maksimal kepada Masyarakat, adapun kisruh yang terjadi tadi pagi itu cuma miskomukasi saja, kami akan terus memperbaiki pelayanan kami dan memberikan teguran dan pembinaan kepada petugas kami, agar pelayanan kepada Masyarakat semakin baik dan ramah”.

Lanjut Ambo, “Atas nama instansi Saya meminta maaf kepada Ibu Hatija, jika proses identifikasi data oleh petugas kami, ada yang tidak berkenaan dalam pelayanan kami”, tutur, Ambo.

(red)

Gratis Berlangganan Berita Via WhatsApp

BACA BERITA LAINNYA :