oleh

Pengajian Bulanan Majelis Ta’lim Masjid Besar As-syura Kelurahan Suangga

Makassar.Retorika.co.id — Pengurus Masjid As-syura mengadakan pengajian rutin bagi warga Suangga. Masjid As-Asyura terletak di Jl Sunu, Keluruhan Suangga, Kecamatan Tallo, kota Makassar. Tema yang diusung dalam pengajian tersebut adalah  “Berfikir Kaya dan Gemar Memberi (bersedekah)” dengan menghadirkan Ustadz Riswandai sebagai penceramah.

Ustadz Riswandai sebagai pembina Majlis Ta’lim Perisae Al-Fitrah Kota Makassar yang diketuai oleh Hj Masita menyampaikan dalam ceramahnya bahwa untuk dapat memberikan infaq dan sedeqoh kita harus memiliki sesuatu yang dapat di sedekahkan, olehnya itu islam menganjurkan agar kita memliliki harta, bersedaqah dengan harta lebih dulu baru kemudian dengan jiwa, sebagai bentuk kesholehan sosial dan ketaatan kepada Allah SWT.

Acara yang bertema berfikir kaya dan gemar memberi bertujuan agar apa yang diberikan oleh pemateri menarik dan gampang diterima oleh pendengar serta memenuhi kebutuhan sehingga pengurus dan masyarakat Kecamatan Tallo dapat memakmurkan masjid As-Syura untuk kenyamanan beribadah, ”ucap Ustadz Riswandia.

Untuk kenyamanan beribadah bagi para jamaah, maka sarana masjid harus diperbaiki, sistem keamanannya. Prinsipnya,” jika pasar mengalahkan masjid, maka masjid akan mati. Jika masjid mengalahkan pasar, maka pasar akan hidup,” Masjid Syura adalah memiliki tampilan unik dan menarik, pastinya juga menjadi daya tarik bagi setiap orang untuk singgah beribadah di masjid tersebut dan Masjid As-Syura termasuk dalam kategori unik karena memiliki model bangunan dalam dan luar  bagai hotel berbintang dengan pencahayaan dari lampu pendingin udara dan Fasilitas pendukung lainnya seperti lemari penyimpanan dan tas milik jamaah membuat begitu menarik. Belum lagi adanya kamera CCTV serta penyimpanan sepatu dan sandal yang juga begitu elegan.

Di tengah kemajuan ilmu pengetahuan membuat sejumlah orang mulai merancang bangunan masjid yang mengutamakan estetika dan kenyamanan. Namun dalam hal pembinaan terhadap generasi muda, yang lebih penting adalah membangun karakter building (akhlaqul Kharimah) generasi muda yang tumbuh dan menyintai masjid. “Ungkapnya. ( M.Ilyas Hs)

Gratis Berlangganan Berita Via WhatsApp

BACA BERITA LAINNYA :