oleh

Petugas Kesehatan dan Pemerintah (PJS) Desa Tibona Cepat Tanggap

Bulukumba, Retorika.co.id – Petugas Kesehatan dan Pemerintah (PJS) Desa Tibona Kec. Bulukumpa Kab. Bulukumba, Cepat dan Tanggap dalam Penanggulangan kasus Gizi Buruk.

Gizi buruk pada anak Balita merupakan salah satu masalah gizi yang ada di Indonesia yang harus dicegah dan ditanggulangi karena dapat menyebabkan pertumbuhan dan perkembangan anak terhambat.
Pemerintah (PJS) Desa Tibona Kecamatan Bulukumpa Kabupaten Bulukumba Jasman S.SOS, bersama petugas kep. Pustu Desa Tibona dan Pak Umar (ketua BPD) serta Tokoh Masyarakat Desa Tibona mengunjungi warga Dusun Tibona Desa Tibona yang anaknya terkena Gizi Buruk. Hal ini dilakukan dalam rangka penggulangan gizi buruk pada anak Balita (umur di Bawah Lima Tahun), yang dilaksanakan pada tanggal 10-01-2020 Pukul 16:41 Wita.

“Kami selaku pemerintah setempat merasa prihatin dengan kondisi keluarga pak agus sehingga setelah mendengar ada warga kami yang anaknya terkena gizi buruk maka kami (pemerintah setempat, tokoh masyarakat dan Kepala Pustu Tibona langsung dengan cepat mengunjungi keluarga tersebut. Semoga dengan sedikit bantuan (dana, susu dan biskuit tinggi kalori) dan perhatian kami dapat mengurangi beban keluarga tersebut,” tutur pak Jasman, S. Sos.

Kasus Balita gizi buruk yang menimpa anak bernama Aco, umur 16 Bulan, jenis kelamin laki-laki, BB 6 Kg, Anak dari pasangan pak Agus dan bu Amelia, pekerjaan tidak ada, tinggal di dusun desa Tibona Kec. Bulukumpa Kab. Bulukumba.

Aco di bawah langsung oleh petugas kesehatan yang bertugas di Desa Tibona bersama ibunya Amelia ke Puskesmas Tanete JL. Kemakmuran NO. 47G Tanete Kecamatan Bulukumpa Kabupaten Bulukumba dengan menggunakan kendaraan roda dua dalam kondisi yang anak kurang baik.

Hasil diagnosa dokter di Puskesmas Tanete, Aco menderita gizi buruk dikarenakan pola pengasuhan anak yang kurang baik karena kondisi kesehatan ke dua orng tua anak yang kurang baik (gangguan kejiwaan), anak mengalami penyakit jantung bawaaan dan kondisi ekonomi yang kurang (kategori Prasejahtra)

“Selama ini kami selalu mengunjungi Keluarga pak Agus, tetapi selalu tidak ada di rumah bahkan ibunya mengatakan anaknya sudah meninggal sehingga dalam beberapa bulan ini kami tidak mencari lagi” ungkap petugas kesehatan yang bertugas di Kep Pustu.. (Bu Arfiah, A.Mk ).

“Sebenarnya kami selalu memberikan perhatian khusus pada anak ini, dan memantau kondisi anak tersebut, hanya saja karena kondisi ibu yang kurang sehat (gangguang kejiwaan) sehingga menyembunyikan kondisi kesehatan dan keberadaan anaknya, sehingga kami sulit memberikan penanganan kesehatan kepada anak tersebut”tutur (Bu Irmawati A,Mk)
Karena Aco membutuhkan perawatan yang intensif maka Puskesmas Tanete harus merujuk ke RSUD H. Andi Sultan Daeng Radja Bulukumba dan didampingi oleh petugas kesehatan Dess Tibona hingga anak (Aco) mendapatkan penanganan perawatan yang insentif. (Rudi)

BACA BERITA LAINNYA :