oleh

Puluhan Gerakan Aktivis Mahasiswa (GAM) Demo di Depan Polrestabes Makassar Menuntut Dugaan Korupsi Kapal Latih Disdik

-MAKASSAR-110 views

Retorika.co.id, Makassar – Puluhan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di makassar sulawesi selatan yang tergabung dalam Gerakan Aktivis Mahasiswa (GAM) melakukan aksi unjuk rasa di depan markas polrestabes makassar Jalan Ahmad Yani Kota makassar Senin 17/6/2019 Siang

Aksi demo mahasiswa tersebut menuntut pihak kepolisian polrestabes makassar untuk mengusut dugaan adanya indikasi korupsi pengadaan kapal latih oleh Disdik Sulawesi selatan (Sul-sel) yang jumlahnya sebanyak 8 unit yang dimana kapal tersebut di peruntukan untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang ada di sulsel.

Kini kedelapan kapal tersebut sedang diberi garis polisi (Police Line) sebagai barang bukti.

Massa aksi tampak orasi secara bergantian dengan megaphone, Membagikan Selebaran Pernyataan sikap kepada pengguna jalan, Mengibarkan bendera yang bertuliskan GAM, serta Membentangkan Spanduk bertuliskan Kritikan-kritikan kepada pihak Polrestabes Makassar.

“Polrestabes harus transparansi terkait indikasi kasus korupsi pengadaan kapal latih di Disdik Sulsel, Polrestabes harus serius menangani indikasi korupsi pengadaan kapal latih, Polrestabes Jangan main mata dan “Stop Korupsi” By GAM , Begitu tulisan spanduk nya.

Muhammad Yunus, Selaku Jenderal Lapangan Aksi Demo Gerakan Aktivis mahasiswa (GAM) Mengatakan, bahwa aksi demo ini meminta kepada pihak polrestabes makassar agar serius menangani perkara ini.

“Polrestabes harus transparansi terkait indikasi kasus korupsi pengadaan kapal latih di Disdik Sulsel.”Jelasnya

Tak hanya itu, pendemo juga mengancam akan menutup separuh ruas jalan Jend. Ahmad Yani jika tidak ada perwakilan dari pihak Polrestabes yang menemui massa aksi.

Tak lama berselang, Perwakilan massa di terima oleh Kasat intel Polrestabes makassar, Ardyansyah,

“Untuk kasus ini kami sudah laksanakan secara maksimal dan sampai sekarang ini kasusnya telah sampai ke tahap progres penyelidikan. Kami juga telah memanggil Kadis Pendidikan Sulsel dan kami akan menunggu Data, dan siapa yang harus bertanggung jawab dalam kasus ini.” Jelas Ardyansyah dihadapan massa aksi.

proses kasus ini kita sudah serius dan tidak mungkin kami main-main, dan untuk mengetahui berapa kerugian Negara kita akan ketahui nantinya, Yang menjadi persoalan kapan untuk menentukan hasilnya kita perlu kerjasama data melakukan informasi dan pengontrolan bersama-sama dalam kasus ini.” Tambah Kasat Intel.

Seperti diketahui kasus proyek pengadaan delapan kapal latih SMK oleh Dinkes Sulsel ini, bergulir Maret 2019. Dimana, delapan kapal itu pun telah disita sebagai bukti.

Penggunaan anggaran proyek itu berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) anggaran tahun (At) 2018 sebanyak kurang lebih Rp 34 Miliar, dan harus selesai 2018.

Penyidik polrestabes makassar juga sudah memeriksa beberapa saksi, dan hari ini senin 17/6/2019 (red) telah  mengagendakan pemeriksaan terhadap kadis pendidikan sulsel irman yasin limpo, Namun None sapaan IYL tidak sempat hadir karena sedang berada di singapura dalam rangka menjenguk kaka kandungnya Ichsan Yasin Limpo Yang sedang di rawat di RS Singapura Karena Sakit.

“Tadi ada stafnya (Disdik Sulsel) datang, katanya yang bersangkutan masih jenguk kakaknya yang sedang sakit di rumah sakit yang ada di Singapura,” Jelas Kasatreskrim polrestabes Makassar AKBP.Indartmoko.

Gratis Berlangganan Berita Via WhatsApp

BACA BERITA LAINNYA :