oleh

SMP Hang Tuah Makassar, Tantangan dan Keberhasilan

Makassar- Retorika co.id – Betul kata pepatah, semakin tinggi pohan semakin kencang angin menerpa, itulah kiasan yang terkadang melilit pada celah dan peluang kehidupan manusia. Tatkala sinar yang membawa harapan dan bayangan kabut  lepas dan pergi, semangat pun bangkit dan gusur rintangan, itulah proyeksi tatanan perjalanan

Hj. Hatijah Mustari, S.Pd, selaku kepala sekolah SMP Hang Tuah Makassar, SMP Hang Tuah Makassar telah mencetak begitu banyak Alumni yang menduduki jabatan penting dalam pemerintahan. Sekolah ini juga telah meraih beberapa prestasi sekolah dan siswa-siswi yang cukup membanggakan dan menggembirakan.

Sekolah ini juga menerapkan kedisiplinan yang tinggi, karena kedisiplinan sebuah langkah strategis dalam proses belajar mengajar, mulai dari kedisiplinan waktu, berpakaian, dan tatakrama, kedisiplinan waktu pukul 7.30 tidak ada siswa yang berani tarlambat maka pintu sekolah akan ditutup kecuali ada alasan yang tepat diterima dan masuk akal. Kemudian untuk lebih meningkatkan pendidikan, kepsek Hj. Hatijah

Mustari,S.Pd selalu berupaya semaksimal mungkin untuk merespon semua rekan-rekan Guru dalam setiap pelatihan -pelatihan yang berkaitan dengan peningkatan kualitas dan mutu pendidikan di sekolah ini. Selain itu kami akan terus berupaya bekerja keras berdasarkan UU Pendidikan demi kemajuan proses belajar mengajar dalam mendidik generasi anak bangsa.

VISI: Mengembangkan standar kompetensi dasar dan indikator berbasis kecakapan hidup( life skill), Mengembangkan rencana pelaksanaan( Rpp) berbasis kecakapan hidup( life skill), Mengembangkan wawasan dan cinta kebahagiaan, Mengembangkan perangkap pembelajaran silabus berbasis kecakapan hidup (life skill), Mengembangkan metode pembelajaran yang beriorintasi pada pendekatan CTL, Mengembangkan stategi pembelajaran, Mengembangkan penilaian, Mengembangkan perolehan UN, Meningkatkan prestasi bidang olah raga.

Meningkatkan SDM pendidikan dan tenaga kependidikan yang bermutu dan lengkap dan memadai, Meningkatkan pengelolahan ketatausahaan dan lembaga sekolah, Meningkatkan monitoring dan evaluasi tentang kinerja sekolah, Meningkatkan jalinan kerja sama dengan penyandang dana, Meningkatkan pencipta sistem subsidi silang, Meningkatkan instrument atau perang soal untuk berbagi model evaluasi. kuncinya. (Muh.Ilyas.Hs)

BACA BERITA LAINNYA :