oleh

Sosisalisasi dan Penyuluhan Kesehatan di Lingkungan Tello Baru

Makassar. Retorika.co.id — Kegiatan penyuluhan dan sosialisan kesehatan di lingkungan Tello baru, RW 03, Kecamatan Panakkukang dilaksanakan di Masjid Al-munawwar yang diinisisi oleh Persatuan Orang Tua Santri Al-Muwwarah, Ketua POS, Erni Kadir, SKM., M.adm kes, Mingggu, (01/11/19)

Peserta yang ikut dalam  kegiatan tersebut sebanyak 100 orang, dihadiri oleh Ketua RW. O3, Jabbar adi, pembina,  pengurus, Haruna Baso masjid Al Munawwar, tokoh masyarakat, mahasiswa Himagi, FKM UPRI Makassar dan masyarakat lingkungan RW.03.

Ketua panitia sekaligus ketua POS Al-Munawwar, Erni Kadir, SKM.,M.adm kes, menyampaikan, “kegiatan ini pesertanya adalah orang tua santri dan masyarakat di sekitar lingkungan ORW. 03, program POS ini akan dilanjutkan dengan kegiatan yang lain, tentu saja kegiatan ini terlaksana atas bantuan semua pihak, ucapan terima kasih kami sampaikan kepada semua pihak dan jika dalam kegiatan ini ada hal yang kurang berkenaan kami menyampaikan mohon maaf yang sebesar besarnya, Insya Allah kedepannya kita akan laksanakan lebih baik lagi, “ucap ketua panitia.

Disamping itu ketua RW 03, Jabbar Adi, mengatakan, “kegiatan seperti ini sangat baik untuk disosialisasikan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat khususnya di lingkungan RW .03, ucapan terima kasi kami kepada mahasiswa UPRI Makassar, yang meluangkan waktu dan kesempatan terlibat dalam kegiatan ini sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat sekaligus membuka acara  sosialisasi penyuluhan kesehatan di lingkungan RW 03. dengan ucapan Basmalah, saya buka acara ini secara resmi, “ucap ketua RW.03

Selajutnya nara sumber dan sebagai dosen ilmu kesehatan masyarakan (FKM) UPRI Makassar, Masdarwati, SKM., M.Kes, mengawali penjelasaanya dengan mengutip firman Allah dalam surat Al-Maidah ayat (88) “Dan makanlah makanan yang halal lagi baik, bertakwalah kepada Allah dan kamu beriman kepada-Nya.

Lanjut dia, “Sebagian besar penyakit bersumber dari makanan yang kita makan, orang yang penyakit darah tinggi dilarang makan yang banyak mengandung garam karena tidak baik untuk tubuhnya meskipun makanan itu halal, karena sudah kelebihan garam dalam tubunya, diabetes atau sering orang bilang penyakit gula karena kelibahan gula di dalam tubuhnya, jadi meskipun makanan itu halal tapi tidak baik untuk kesehatan maka makanan itu tidak thoyyib/baik buat dirinya.

Lebih jauh, masdarwati menguraikan, “kami ini sebagai dosen dan adek adek mahasiswa membawa misi penelitian dan pengabdian masyarakat khusus bagaimana memberikan formasi.kepada masyarakat tengan pemenuhuhan gizinyang seimbang agar mampu menjaga dan memelihara kesehatan dengan baik, “tutupnya.

Gratis Berlangganan Berita Via WhatsApp

BACA BERITA LAINNYA :