oleh

Syamsuddin Dg Mangung Anggota BPD Desa Jipang Dua Tahun Terima Gaji Buta

Gowa, Retorika.co.id – Banyak Terjanggal dalam pemerintahan desa jipang terutama para Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang di anggap perang aktif dalam roda perintahan desa.

Tujuan pembentukan BPD di setiap Desa adalah sebagai wahana/wadah untuk melaksanakan kehidupan demokrasi dalam penyelengaraan Pemerintahan Desa berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Kedudukanya sebagai mitra Pemerintah Desa, BPD memiliki posisi yang setara dengan Kepala Desa, yaitu sebagai salah satu unsur penyelenggara Pemerintah Desa. Pada hakikatnya, BPD sebagai Kanal (Penyambung) aspirasi masyarakat dan melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan Peraturan Desa (Perdes) dan peraturan Kepala Desa.
Hal itu berarti BPD menjadi penyeimbang (Checks and balances) bagi Pemerintah Desa dalam penyelenggaraan Pemerintah Desa.

Namun sangat disayangkan ada salah satu anggota BPD desa jipang Syamsuddin Dg Mangun diketahui dua tahun tidak pernah aktif.

“Ada sekitar dua tahun Syamsuddin Dg.Mangung tidak pernah aktif, baik dalam kegiatan penting BPD, dan saya dengar juga kalau Syamsuddin Dg.Mangun tidak Mempunyai Ijazah yang di persyaratkan untuk masuk anggota BPD.ungkap Daeng Leo Anggota BPD Jipang saat dikonfirmasi

Sementara Kades Jipang Arifuddin Kadir Daeng Palallo dikonfirmasi mengatakan semenjak saya jadi kepala desa jipang, dia sendiri yang ambil gajinya.

“Iya Dia sendiri yang ambil gajinya, karena sesuai dengan SK BPD, walaupun Syamsuddin Dg.Mangung Ini tidak pernah Aktif sebagai anggota BPD, tutupnya Arifuddin Kadir Dg.Palallo

Sementara ada beberapa Anggota BPD Desa Jipang saat dikonfirmasi dikantor desa mengungkapkan bahwa waktu dekat ini kami adakan Rapat musyawarah agar Syamsuddin Dg.Mangung bisa di evaluasi atau di Carikan pengganti.ungkapnya beberapa anggota BPD. (Yusuf)

BACA BERITA LAINNYA :