oleh

Universtias Pejuang RI (UPRI) Laksanakan Pembekalan Dan Pelepasan Mahasiswa KKN Dan KKP Tahun 2018 – 2019

Makassar, Retorika.co.id — Universitas Pejuang Republik Indonesia (UPRI), laksanakan kegiatan Pembekalan sekaligus pelepasan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) – Kuliah Kerja Profesi (KKP) Oleh Rektor UPRI Rektor: DR. H. Azis DP,  SH, MH yang dilaksanakan di ruang Aula Rektorlat UPRI, Senin, (09/09/19).

Pelepasan mahasiswa KKN – KKP yang akan dilepas pada hari Rabu, 11 September 2019 di Kampus UPRI berjumlah 150 mahasiswa, lokasi KKN terletak di Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar.

Dalam penjelasan Rektor UPRI, DR. H. Azis DP,  SH, MH pada saat memberikan pembekalan kepada mahasiswa KKN, beliau mengharapkan mahasiswa KKN nantinya dapat mengembangkan potensi yang ada pada dirinya, terutama bagaimana mahasiswa bisa mengembangkan kewirausahaan dalam masyarakat membuat literasi kemampuan masyarakat bisa bangkit, seperti bidang pertanian, peternakan dan lain lain,”terangnya,”

“Lebih jauh, Rektor UPRI, DR. H. Azis DP,  SH, MH, menerangkan, “Bahwa yang dimaksud literasi adalah kemampuan untuk mengembangkan potensi yang ada di masyarakat, tidak mesti mereka yang disiplin ilmunya teknik harus berbau teknik, bisa jadi disiplin ilmu tekhnik bisa mengembangkan pertanian dan peternakan. Sehingga harapan kami kedepan, mudahan mudahan mahasiswa KKN ini bisa menjadi duta kemasyarakat, bahwa UPRI mampu mengembangkan potensi yang ada di masyarakat, kemudian membawa nama baik kampus UPRI di tengah tengah masyarakat,”jelas Rektor UPRI.”

Disamping Itu, Ketua LPM UPRI, Dr. Sudirman, S. Sos, M. Si menerangkan, “bahwa mahasiswa KKN harus menjalankan salah satu Tri Dharma perguruan tinggi, pengabdian kepada masyarakat, Selama ini teori teori yang dipelajari di kampus dapat dipraktekkan di lokasi KKN, “lanjut beliau,”cuma harus pula dipahami bahwa mahasiswa yang KKN tidak harus kerja rodi, tapi juga non fisik, mahasiswa menjadi penyambung antara pemerintah dan masyarakat misalnya kerja bakti bukan berarti mahasiswa ikut menyangkul, tapi mereka dibekali dengan program kerja, sesuai bekal
fisik dan non fisik, memberikan pencerahan kepada masyarakat,”jelas Ketua LPM UPRI.

Sementara Ketua LPPM, Ali Imran, ST,  SKM, MM, dan Ketua Panitia, Erni Kadir,  SKM, M. Adm. Kes, mengharapkan agar mahasiswa KKN UPRI, selama KKN 40 hari di sepuluh titik KKN, dapat melaksanakan dan menjalankan salah satu Tri Dharma perguruan tinggi, pengabdian kepada masyarakat, serta kegiatan KKN ini dapat berjalan dengan baik, lancar tanpa ada hambatan sedikitpun,  mulai kegiatan sampai selesainya, tentunya yang lebih penting lagi UPRI dapat lebih dikenal dan dekat dengan masyatakat, harap mereka berdua,”ucapnya.” (Red)

Gratis Berlangganan Berita Via WhatsApp

BACA BERITA LAINNYA :